Rinduku Bermuara

November 19, 2007 at 6:49 am (PuiSI)

Asa bergantungan pada langit keinginan
Sepenggal ratap telah berlalu
di persimpangan mimpi, dan
telah mengabur tak berbekas..
tergantikan setangkup rindu
kepada Sang<–more–>

gulungan-gulungan awan dahaga
kan pertemuan
sesak dan menyesak kian..
Duh..kemana kuarahkan..

bukan dilebatnya hutan kemunafikan
bukan pula di lautan kepalsuan
tentang cinta semua dunia
Apakah masih aku harus berikan?
bila aku sudah tahu jawab kemana
melabuhkan segala rasa?

Wahai sajak-sajak sepi,
menggigit di bundaran nestapa
yang terisi kisah-kisah haru
perjalanan mencari muara..
adakah banyak crita ingin kau lontarkan?

petualangan menemukan muara
kerinduan abadi pada kumpulan
oase-oase, mata air-mata air
pula lautan sebagai penghujungnya?

Aku telah menemukanNya
saat ku terdampar di dalamNya
muara lautan rindu abadi..

yah! rinduku telah bermuara..

kaikan 1 novo

5 Comments

  1. adinunuy said,

    basi;;;;;;;;
    ha ha
    bibir b kandal

  2. rosymarselina said,

    Ass…
    Cieeee….
    puisi nieh ye…
    nicha romantis juga ya…..
    selamat ya you guys!!!!
    ha…ha…ha

  3. Labyrinthâ„¢ said,

    Ciee….. ada nya :D

  4. Labyrinthâ„¢ said,

    Ada “” nya maksudnya :D

  5. Labyrinthâ„¢ said,

    Lho,,, ngak keluar juga

Post a Comment